Menu Pages

WELCOME TO MOB +

All my loving teachers/students,

Please motivate yourselves to follow my web.
Enjoy improving your skill and ability in science teaching/ learning, especially in chemistry.

If any of you have a question about your difficulty in chemistry of your daily teaching/ learning, please feel free to contact me, and I will publish the answers to those that may be interesting for most of you.

I ask you also to leave a comment in my articles.

Thanks a lot.


Green Education through Eco Chemistry

"Green Education" bertujuan untuk melancarkan peningkatan kualitas pendidikan bangsa melalui penerapan "Eco Chemistry", yaitu pembelajaran yang dilakukan dengan memanfaatkan segala sesuatu yang alami, ramah lingkungan, sehat, praktis dan ekonomis. Pembelajaran ini memerlukan motivasi diri, internal maupun eksternal dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Ide ini muncul sejak dicanangkannya tahun 2011 sebagai Tahun Internasional Kimia yang bertepatan dengan peringatan 100 tahun Marie Curie menerima hadiah nobel sebagai ilmuwan kimia wanita pertama. Sedang pemikiran dasar terungkapnya ide ini disebabkan oleh masalah dunia yang sangat memerlukan perhatian, yaitu "Green House Effect" dan "Global Warming." Tindakan ini merupakan salah satu wujud partisipasi aktif penulis terhadap pelaksanaan program wajib belajar 12 tahun dan "Surabaya Eco School."

Penulis mengajak pembaca untuk menerapkan "Green Education" melalui "Eco Chemistry" dalam kehidupan sehari-hari. "Green Education" berlangsung seumur hidup (Long life Education), sejak janin dalam kandungan ibu hingga akan masuk ke liang kubur. Marilah dengan niat dan tekad yang kuat kita tingkatkan terus pendidikan diantara kita, terutama anak bangsa sebagai generasi penerus. Pendidikan ini dapat berlangsung Dimana saja dan Kapan saja.

Contoh penerapan "Eco Chemistry" dalam pembelajaran di SMA Negeri 16 Surabaya secara bertahap penulis terbitkan dalam bentuk artikel. Pembelajaran "Eco Chemistry" yang dimulai di sekolah, terus dilanjutkan secara bertahap ke masyarakat. Diharapkan melalui terobosan baru ini, yaitu penerapan "Eco Chemistry", masyarakat memahami dan menyadari bahwa kimia sangat berperan dalam kehidupan dan masa depan bangsa. Hal ini sesuai dengan slogan "International Year of Chemistry 2011" (IYC 2011), yaitu Chemistry: Our Life and Our Future" yang telah ditetapkan oleh PBB melalui UNESCO. Insya Allah tujuan pendidikan ini dapat tercapai secara optimal.


Web Blog Sejuta Guru Indonesia

Para Pengunjung yang saya cintai,
Ini adalah Blog lamaku yang hingga saat ini digunakan oleh banyak guru, siswa, dan pihak lain yang memerlukan.

Saya juga memiliki Blog Baru lagi yang isinya mulai banyak dan artikel-artikelnya banyak yang berasal dari pertanyaan pengunjung dan permintaan artikel khusus.

Saya akan berupaya untuk mempublish artikel-artikel baru di kedua Blog ini, termasuk blog-blog saya yang lain. Insya Allah tiap hari saya tetap dapat meluangkan waktu untuk menulis artikel, baik tentang kimia, pendidikan seumur hidup, Eco School, kesehatan, dan artikel lainnya.

Semoga kebiasaan menulis ini tak pudar oleh apapun, walau memasuki usia senja. Berbuat yang terbaik untuk anak bangsa begitu indah, marilah bersama cerdaskan bangsa.

Terima kasih

Silakan Berkunjung di http://etnarufiati.guru-indonesia.net

Showing posts with label Sifat Koligatif Larutan. Show all posts
Showing posts with label Sifat Koligatif Larutan. Show all posts

Thursday, 24 December 2009

SOAL SIFAT KOLIGATIF LARUTAN


REVIEW SIFAT KOLIGATIF LARUTAN

1. Larutan dengan fraksi mol berikut ini yang memiliki tekanan uap tertinggi adalah ....

a. 0.01 x(sucrose)
b. 0.005 x(Na2SO4)
c. 0.008 x(CaCl2)
d. 0.01 x(NaCl)
e. 0.007 x(Mg(OH)2)

2. Larutan yang memiliki tekanan uap paling rendah adalah ....
a. 0.02 x(sucrose) pada 15oC
b. 0.01 x(NaCl) pada 50oC
c. 0.008 x(CaCl2) pada 25oC
d. 0.01 x(NaCl) pada 25oC
e. 0.008 x(CaCl2) pada 50oC

3. Jika tekanan uap air pada 90° C adalah 0.69 atm, tekanan uap larutan (dalam atm) yang dibuat dengan melarutkan 1 mol urea dalam 1 kg air adalah ....
a. 0.69
b. 0.68
c. 0.67
d. 0.66
e. 0.63

4. Suatu larutan dibuat dari 50,0 g sukrosa dalam 250 g air pada 25oC. Tekanan uap air murni 23,8 atm pada 25oC. Tekanan uap larutan sukrosa adalah ... atm (Ar C = 12, H = 1, O = 16)

a. 22.8
b. 23.0
c. 23.3
d. 23.6
e. 23.8

5. Suatu larutan mengandung 18 gram zat non elektrolit X dalam 200 gram air. Larutan ini mendidih pada suhu yang sama dengan larutan yang terdiri atas 3 g urea (Mr = 60) dan 100 g air. Mr X adalah ….

a. 60

b. 90

c. 120

d. 160

e. 180

6. Suatu larutan mengandung 5,85 g NaCl (Mr = 58,5) dalam 800 g air. Larutan ini membeku pada temperatur yang sama dengan larutan yang dibuat dari 3 g zat non elektrolit X dalam 200 g air. Mr X adalah ….
a. 40
b. 50
c. 60
d. 80
e. 120

7. Larutan yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah ....

a. glukosa 0,3 m

b. kalium yodida 0,2 m

c. asam asetat 0,2 m

d. natrium karbonat 0,2 m

e. kalsium klorida 0,1 m

8. Suatu larutan dibuat dengan melarutkan x g nikotin (non elektrolit) ke dalam air hingga volum 12 mL. Tekanan osmotiknya 7,55 atm pada 250C. Massa nikotin adalah …. (Mr nikotin = 160; R = 0,082 L atm/K mol)

a. 0,20

b. 0,60

c. 0,80

d. 1,40

e. 2,80


Monday, 3 August 2009

SOAL URAIAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Bagian IV

TEKANAN OSMOTIK LARUTAN

1. Dua macam larutan, A dan B dibatasi dengan dinding semipermeabel. Jelaskan peristiwa osmosis yang terjadi pada larutan di atas.
2. Dua macam larutan dapat dikatakan isotonis. Terangkan melalui contoh.
3. Dengan contoh, tunjukkan perbedaan peristiwa hipotonik dan hipertonik.
4. Dalam 100 mL larutan terdapat 6,84 gram zat X yang non elektrolit. Pada 27°C, tekanan osmotik larutan 4,92 atm. Tentukan massa molekul relatif (Mr) zat non elektrolit tersebut. (R= 0,082 L atm /mol K)
5. Bila 1.2 gram urea (Mr = 60) dilarutkan ke dalam air sehingga volum larutan menjadi 2 dm³ pada 27°C, berapa tekanan osmotik larutan itu? (R = 0,082).
6. Suatu larutan NaCl x M isotonik dengan larutan CO(NH2)2 0,02 M diukur pada suhu yang sama. Jika volume kedua larutan sama, berapa harga x?
7. Suatu larutan urea x M hipotonik terhadap larutan NaBr 0,05 M. Perkirakan harga x.
8. Untuk membuat larutan NaCl hipertonik terhadap larutan glukosa 0,02 M, berapa molaritas larutan NaCl yang diperlukan?

SOAL URAIAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Bagian III

TITIK DIDIH DAN TITIK BEKU

1. Tentukan titik didih larutan 10 gram urea CO(NH2)2 (Mr = 60) dalam 200 gram air, jika Kb air 0,52oC/m.
2. Ke dalam 600 gram air dilarutkan 27 gram senyawa non elektrolit. Larutan mendidih pada 100,13°C. Jika Kb air = 0,52°C/m, berapa massa molekul relatif zat terlarut?
3. Sebanyak 3 gram zat non elektrolit X dilarutkan dalam 100 gram benzena menghasilkan kenaikan titik didih = 0,54oC. Bila kenaikan titik didih molal benzena = 2,7oC/m, berapa massa rumus zat X.
4. Titik didih larutan 6 gram urea dalam 100 gram air 101,3°C. Sekelompok siswa melarutkan x gram gula (Mr = 342) ke dalam 400 gram air. Agar titik didih larutan gula = larutan urea, berapa gram gula yang harus ditimbang?
5. Sebanyak 15 gram urea CO(NH2)2 dilarutkan dalam 250 gram air. Jika penurunan titik beku molal (Kf) adalah 1,86oC, hitung titik beku larutan itu.
( N = 14, H = 1, C = 12, O = 16)
6. Sebanyak 3,1 gram glikol (C2H6O) dilarutkan dalam 250 gram air, kemudian dicampur dengan 17,1 gram sukrosa (C12H22O11) dalam 500 gram air. Kf air = 1,86°C. (Ar : H = 1, O =anyak 16, C = 12). Tentukan titik beku campuran larutan.
7. Ke dalam 500 gram air dilarutkan 40 gram senyawa Fe2(SO4)3. Jika Kb air = 0,52°C/m; derajat ionisasi 0,8, maka kenaikan titik didih larutan tersebut adalah ....(Ar : Fe = 56, S = 32, O = 16)
8. Sebanyak 9,5 gram MgCl2 dilarutkan dalam 100 ml air, mempunyai derajat ionisasi 1. Jika Kf air = 1,86,maka penurunan titik bekunya adalah.... (Ar Mg = 24, Cl = 35,5 )

SOAL URAIAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Bagian I

KONSENTRASI LARUTAN

1. Larutan urea (Mr = 60) 1% massa jenisnya 0,01 g/mL. Hitung molaritas larutan itu.
2. Larutan NaOH 20 % massa jenisnya 1,2 g/mL. Jika Mr. NaOH = 40, maka berapa molaritas larutan itu?
3. Massa jenis suatu larutan CH3COOH 5,2M adalah 1,04 g/mL. Bila Mr CH3COOH = 60, hitung konsentrasi larutan ini dinyatakan dalam % massa asam asetat.
4. Berapa fraksi mol glukosa (Mr - 180) dalam air, jika larutan itu mengandung 1,8% massa glukosa?
5. Larutan 10% massa gula (Mr = 342) dalam air sebanyak 500 gram mengandung x gram gula. Berapa harga x?
6. Jika perbandingan massa zat X (Mr = 27) dan air (Mr = 18) adalah 3 : 2, berapa fraksi mol zat X?
7. Larutan HCl (Mr = 36,5) 0,1M massa jenisnya 1,02 g/mL. Hitung molalitasnya.
8. Molalitas larutan urea (Mr = 60) 0,2mol/Kg air. Berapa molaritasnya?
9. Sebanyak 5,85 g NaCl (Mr = 58,5) dilarutkan ke dalam 200 g air, diperoleh larutan x molal. Bila larutan ini diencerkan 20 kali, berapa molalitas larutan yang baru?
10. Fraksi mol glukosa (Mr = 180) dalam air 0,5. Bila larutan ini diencerkan 10 kali, berapa fraksi mol glukosa yang baru?

Wednesday, 29 July 2009

SOAL URAIAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Bagian II

TEKANAN UAP
1.Suatu pelarut murni misalnya air, bila dipanaskan dalam ruang tertutup, suatu saat akan mencapai keadaan setimbang. Pada keadaan ini, tekanan uap di atas air dinyatakan sebagai Po. Terangkan kejadian ini.
2.Bila ke dalam air murni dimasukkan suatu zat terlarut, maka pada saat kesetimbangan tercapai, tekanan uap di atas larutan lebih rendah dibanding Po. Terangkan kejadian ini.
3.Mengapa makin banyak jumlah zat terlarut, tekanan uap larutan makin rendah?
4.Bagaimana hubungan antara fraksi mol zat terlarut dengan penurunan tekanan uap pelarut?
5.Bagaimana hubungan antara konsentrasi larutan dengan tekanan uap jenuh larutan?
6.Tekanan uap air jenuh pada 102oC adalah 816 mm Hg. Berapakah tekanan uap jenuh larutan urea 10% berdasar massa pada suhu itu? (Mr air = 18, Urea = 60)
7.Hitunglah tekanan uap larutan sukrosa dalam air dengan konsentrasi 0,2 molal, jika pada suhu 30oC tekanan uap air murni 31,82 mmHg.
8.Hitunglah tekanan uap larutan 10 gram urea (NH2)2CO, dalam 27 gram air pada suhu 30oC, jika tekanan uap air pada suhu itu adalah 30 mmHg. (Ar H = 1, C = 12, N = 14, O = 16)
9.Suatu larutan terdiri atas 36,08 gram manitol dalam 7200 gram air. Pada suhu 20oC tekanan uap jenuh larutan 17,23 mmHg. Jika pada suhu yang sama tekanan uap jenuh air 17,54 mmHg; hitunglah massa rumus manitol.
10.Suatu larutan terdiri dari 2,5 gram zat tidak mudah menguap dalam 900 gram air. Tekanan uap jenuh larutan itu pada suhu 100oC = 756,2 mmHg dan tekanan uap jenuh air murni = 760 mmHg. Tentukan massa rumus senyawa terlarut.

Thursday, 23 July 2009

SOAL SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Bagian IV

SOAL PILIHAN GANDA
TITIK DIDIH DAN TITIK BEKU

1.Pelarutan 1 mol KCl dalam 1000 gram H2O akan berpengaruh pada ....
a) titik didih H2O saja
b) titik beku H2O saja
c) titik didih dan titik beku H2O
d) titik didih atau titik beku H2O
2.Larutan yang memiliki titik didih tertinggi adalah ....
a) 1.0 M Ca(NO3)2
b) 2.0 M Ca(NO3)2
c) 1.0 M KNO3
d) 2.0 M KNO3
e) 4.0 M KNO3
3.Jika 4.27 gram sukrosa, C12H22O11 (massa molar = 342 g/mol), dilarutkan ke dalam 15.2 gram air, titik didih larutan adalah .... Kb air 0.512°C/molal. Anggaplah tekanan barometer 760 torr, saat air murni mendidih pada 100.000°C.
a) 101.64°C
b) 100.42°C
c) 99.626°C
d) 100.73°C
e) 101.42°C
4.Zat terlarut yang dalam air larutannya menghasilkan titik didih tertinggi adalah ....
a) 2 mol NaCl
b) 1 mol l2
d) 2 mol metanol
e) 1 mol metanol
5.Urutan cairan yang titik didihnya makin naik adalah ....
n-pentana (C5H12), heksil alkohol (C6H13OH), 2,2-dimetilpropana (C5H12)
a) n-pentana (C5H12) < heksil alkohol (C6H13OH) < 2,2-dimetilpropana (C5H12)
b) 2,2-dimetilpropana (C5H12) < n-pentana (C5H12) < heksil alkohol (C6H13OH)
c) heksil alkohol (C6H13OH) < 2,2-dimetilpropana (C5H12) < n-pentana (C5H12)
d) n-pentana (C5H12) < 2,2-dimetilpropana (C5H12) < heksil alkohol (C6H13OH)
e) 2,2-dimetilpropana (C5H12) < heksil alkohol (C6H13OH) < n-pentana (C5H12)
6. Titik didih O2 lebih tinggi dari N2 sebab ....
a) adanya gaya antara ion-dipol
b) gaya dipol-dipol
c) adanya ikatan hidrogen
d) gaya London
e) gaya tarik ion-ion
7.Titik beku suatu larutan yang mengandung 8.00 g sukrosa, C12H22O11 (massa molar = 342 g/mol) dalam 100.0 g H2O. Kf H2O = 1.86°C/molal.
a) -0.044°C
b) -0.22°C
c) -0.39°C
d) -0.44°C
e) 0.040°C
8.Zat terlarut yang menghasilkan larutan dengan titik beku terendah bila dilarutkan kedalam air adalah ....
a) 2 mol KNO3
b) 1 mol etanol
c) 1 mol CaCl2
d) 2 mol metanol
e) 1 mol metanol
9.Hitung massa "antifreeze" (etilen glikol, MW (massa molar) = 62 g/mol) yang diperlukan untuk ditambahkan kedalam 80 L (80 Kg) air dalam radiator agar air dalam radiator membeku dibawah 0oF (-17.8oC). Kf air -1.86oC/m.
a) 48 kg
b) 80 kg
c) 62 g
d) 4800g
e) 2400g
10.Larutan berikut yang menghasilkan titik beku tertinggi ketika dilarutkan kedalam air adalah ....
a)4 gram NaOH dalam 1L air
b)3 gram urea dalam 2L air
c)18 gram glukose dalam 500 mL air
d)5,9 gram NaCl dalam 2L air
e)1,5 gram asam asetat dalam 500 mL air

Wednesday, 22 July 2009

SOAL SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Bagian III

SOAL PILIHAN GANDA
TEKANAN UAP LARUTAN

1.Diantara larutan berikut yang menghasilkan tekanan uap tertinggi adalah ....
a) 0.01 X(sucrose)
b) 0.005 X(Na2SO4)
c) 0.007 X(CaCl2)
d) 0.008 X(Mg(OH)2)
e) 0,0001 X (urea)
2.Larutan yang menghasilkan tekanan uap terendah adalah ....
a) 0.02 X(sucrose) at 15oC
b) 0.01 X(NaCl) at 50oC
c) 0.008 X(CaCl2) at 25oC
d) 0.01 X(NaCl) at 25oC
e) 0.008 X(CaCl2) at 50oC
3.Larutan yang menghasilkan tekanan uap tertinggi adalah ....
a) 0.02 X(NaCl) at 50oC
b) 0.03 X(sucrose) at 15oC
c) 0.005 X(CaCl2) at 50oC
d) 0.02 X(NaCl) at 25oC
e) 0.005 X(CaCl2) at 25oC
4.Berapa tekanan uap (atm) pada 40oC dari larutan yang mengandung 3.00 mol heptana dan 5.00 mol oktana? Pada 40oC tekanan uap heptana dan oktana adalah 0.121 dan 0.06atm.
a) 0.067
b) 0.080
c) 0.075
d) 0.087
e) 0.061
5.Berapa tekanan uap total (mm Hg) dari larutan 50.0 g of benzena, C6H6 dan 50.0 g toluena, C7H8, pada 25oC? Tekanan uap benzena murni dan toluena pada temperatur ini adalah 95.1 dan 28.4 mm Hg. Ar: C = 12, H = 1).
a) 63.8
b) 65.0
c) 63.0
d) 64.5
e) 65.6
6.Berapa tekanan total pada 25oC dari larutan 1.0 mol toluena (C7H8) dan 2.0 mol benzena (C6H6) pada 25oC, jika tekanan uap pelarut murni 22 dan 75 mm Hg pada 20oC? A: C = 12, H = 1, Cl = 35.5).
a) 49
b) 36
c) 63
d) 57
e) 41
7.Jika tekanan uap air pada 90°C adalah 0.692 atm, berapa tekanan uap larutan (atm) yang dibuat dengan melarutkan 1.00 mol urea dalam 1.00 kg air?
a) 0.692
b) 0.680
c) 0.668
d) 0.656
e) 0.634
8.Tekanan uap CH3OH pada 30oC adalah 160 torr. Berapa fraksi mol gliserol,C3H5(OH)3, (nonvolatil) yang diperlukan untuk menurunkan tekanan uap menjadi 130 torr? Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 0.230
b) 0.188
c) 0.198
d) 0.168
e) 0.210
9.Etilen glikol (C2H6O2) hanya sedikit menguap pada 100oC. Tentukan tekanan uap (torr) air pada 100oC dalam larutan 1.90 x 103 g air dan 625 g of etilen glikol. Tekanan uap air murni 760 torr pada 100oC. (Ar; C = 12, H = 1, O = 16).
a) 671
b) 694
c) 682
d) 705
e) 712
10.Sukrosa, C12H22O11 (massa molar = 342 g/.mol) tergolong non-volatil dalam air. Tentukan penurunan tekanan uap, P, pada 27°C, dari larutan 75.0 gram sukrosa yang dilarutkan dalam 180.0 g air. Tekanan uap air murni pada 27°C 26.7 torr.
a) 0.585 torr
b) 0.058 torr
c) 0.573 torr
d) 5.62 torr
e) 0.548 torr

Wednesday, 15 July 2009

SOAL SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Bagian II

SOAL PILIHAN GANDA
PERNYATAAN KONSENTRASI: MOLALITAS DAN FRAKSI MOL

1.Massa jenis (densitas) larutan 56.0% massa metanol (CH3OH) adalah 0.9046 g/cm3. Molalitas larutan adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 36.8
b) 39.7
c) 37.9
d) 40.9
e) 38.6
2.Densitas larutan 72.0% massa etanol (CH3CH2OH) adalah 0.8644 g/cm3. Molalitas larutan adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 58.9
b) 55.8
c) 57.2
d) 53.0
e) 54.1
3.Larutan pekat HBr 48.0% massa memiliki densitas 1.50 g/mL. Molalitas larutan adalah .... (Ar: H = 1, Br = 80).
a) 12.5
b) 11.4
c) 12.2
d) 11.6
e) 11.9
4.Berapa molalitas larutan 25 g etil alkohol (C2H5OH) dalam 200.0 mL benzena, C6H6? Densitas benzena adalah 0.879 g/mL. (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 4.5
b) 0.31
c) 3.1
d) 0.62
e) 0.45
5.Berapa molalitas larutan 50.0g of metil alkohol, CH3OH, in 450.0g air? (Ar:C= 12, H = 1, O = 16).
a) 0.700
b) 1.73
c) 3.47
d) 0.173
e) 0.347
6.Formalin merupakan larutan preservatif yang digunakan di laboratorium biologi. Larutan ini mengandung 40 cm3 formaldehida, CH2O, (densitasnya 0.82g/cm3) per 100cm3 air. Molalitas formalin adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 10
b) 8.0
c) 11
d) 12
e) 9.0
7.Densitas larutan 3.29 M (NH4)2SO4 adalah 1.2077 g/cm3. Molalitas larutan adalah .... (Ar: N = 14, S = 32, O = 16, H = 1).
a) 3.60
b) 4.26
c) 3.29
d) 3.82
e) 4.03
8.Larutan vinegar 0.763 M dalam asam asetat, C2H4O2 memiliki densitas 1.004 g/mL. Konsentrasi molal asam asetat adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 0.751
b) 0.796
c) 0.715
d) 0.815
e) 0.730
9.Densitas larutan 0.872 M K2CrO4 adalah 1.129 g/cm3. Molalitas larutan adalah .... (Ar: K = 39, Cr = 52, O = 16).
a) 0.872
b) 0.909
c) 0.232
d) 1.50
e) 0.0909
10.Molalitas larutan CsCl dengan fraksi mol 0.0967 adalah .... (Ar: Cs = 133, Cl = 35.5, H = 1, O = 16).
a) 5.29
b) 5.55
c) 5.73
d) 5.95
e) 6.21
11.Molalitas larutan K2CrO4 dengan fraksi mol 0.0161 adalah .... (Ar: K= 39, Cr= 52, O = 16, H = 1).
a) 0.841
b) 0.790
c) 0.820
d) 0.909
e) 0.872
12.Molalitas larutan CH3OH dengan fraksi mol 0.417 adalah .... (Ar:C=12, H=1, O=16).
a) 35.8
b) 37.3
c) 38.2
d) 39.7
e) 36.4

13.Fraksi mol CsCl dalam larutan yang dibuat dari 0.297 mol CsCl dan 2.78 mol air adalah .... (Ar: Cs = 133, Cl = 35.5, H = 1, O = 16).
a) 0.105
b) 0.116
c) 0.0912
d) 0.0861
e) 0.0967
14.Fraksi mol CH3CH2CH2OH dalam larutan yang dibuat dari 0.932 mol CH3CH2CH2OH dan 2.44 mol air adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 0.258
b) 0.241
c) 0.292
d) 0.227
e) 0.276
15.Fraksi mol Pb(NO3)2 dalam larutan yang dibuat dari 0.0543 mol Pb(NO3)2 dan 4.55 mol air adalah .... (Ar: Pb = 207, N = 14, O = 16).
a) 0.129
b) 0.0129
c) 0.136
d) 0.0136
e) 0.0118
16.Suatu larutan antibeku mobil mengandung 2.42 kg etilen glikol, HOCH2CH2OH, dan 2.00 kg air. Fraksi mol etilen glikol adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 0.290
b) 0.710
c) 0.260
d) 0.320
e) 0.740
17.Fraksi mol etanol, C2H5OH dalam minuman beralkohol yang mengandung 40% etanol dan 60% air adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 0.39
b) 0.29
c) 0.21
d) 0.71
e) 0.79
18.Fraksi mol C6H5OH dalam larutan yang mengandung 23.5 g C6H5OH dan 41.4 g C2H5OH adalah .... (Ar: C = 12, O = 16, H = 1).
a) 0.200
b) 0.262
c) 0.217
d) 0.231
e) 0.299
19.Suatu paduan logam mengandung 92.5% perak dan 7.5% tembaga. Fraksi mol perak adalah .... (Ar: Ag = 108, Cu = 63.5).
a) 0.88
b) 0.93
c) 0.81
d) 0.85
e) 0.94
20.Kawat nikrom mengandung 80.0% nikel dan 20.0% krom. Fraksi mol krom adalah .... (Ar: Ni = 59, Cr = 52).
a) 0.220
b) 0.200
c) 0.160
d) 0.180
e) 0.240
21.Suatu koin mengandung 90.0% perak dan 10.0% tembaga. Fraksi mol tembaga adalah .... (Ar: Ag = 108, Cu = 63.5).
a) 0.158
b) 0.115
c) 0.129
d) 0.100
e) 0.141
22.Suatu kuningan mengandung 60.0% tembaga, 39.0% seng dan 1.0% timah putih. Fraksi mol seng adalah .... (Ar: Cu = 63.5, Zn = 65.4, Sn = 119).
a) 0.374
b) 0.385
c) 0.360
d) 0.348
e) 0.398
23.Suatu paduan logam mengandung 82.0% timah hitam, 15.0% antimon dan 3.0% tembaga. Fraksi mol tembaga adalah .... (Ar: Pb = 207, Sb = 122, Cu = 63.5).
a) 0.056
b) 0.083
c) 0.030
d) 0.043
e) 0.069
24.Suatu logam mengandung 90.0% timah putih, 7.0% antimon, dan 3.0 karbon. Fraksi mol antimon adalah .... (Ar: Sn = 119, Sb = 122, C = 12).
a) 0.071
b) 0.054
c) 0.062
d) 0.045
e) 0.030
25.Suatu paduan logam terdiri atas 69.0% seng, 19.0% timah putih, 4.0% tembaga, 3.0% antimon dan 5.0% timah hitam. Fraksi mol timah putih adalah .... (Ar: Zn = 65.4, Sn = 119, Cu = 63.5, Sb = 122, Pb = 207).
a) 0.152
b) 0.121
c) 0.190
d) 0.109
e) 0.132
26.Suatu paduan logam mengandung 85.0% timah putih, 6.8% tembaga, 6.5% bismut dan 1.7% antimon. Fraksi mol tembaga adalah .... (Ar: Sn=119, Cu=63.5, Bi=209, Sb=122).
a) 0.10
b) 0.12
c) 0.080
d) 0.068
e) 0.14
27.Suatu paduan logam mengandung 85.0% timah putih, 6.8% tembaga, 6.5% bismut dan 1.7% antimon. Fraksi mol bismut adalah .... (Ar: Sn = 119, Cu = 63.5, Bi = 209, Sb = 122).
a) 0.051
b) 0.036
c) 0.059
d) 0.065
e) 0.045
28.Suatu larutan 10.0% massa etanol, C2H5OH, dalam air memiliki densitas 0.983 g/cm3 pada 15oC. Fraksi mol etanol adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 0.042
b) 0.065
c) 0.06
d) 0.04
e) 0.05
29.Densitas larutan 48.0% massa H2SO4 adalah 1.38 g/cm3. Fraksi mol zat terlarut adalah .... (Ar: H = 1, S = 32, O = 16).
a) 0.145
b) 0.178
c) 0.165
d) 0.131
e) 0.157
30.Densitas larutan 28.0% massa H3PO4 adalah 1.1686 g/cm3. Fraksi mol senyawa adalah .... (Ar: H = 1, O = 16, P = 31).
a) 0.067
b) 0.076
c) 0.072
d) 0.062
e) 0.069

Monday, 13 July 2009

SOAL SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Bagian I

SOAL PILIHAN GANDA
PERNYATAAN KONSENTRASI LARUTAN BAGIAN I

1.Hormon adrenalin (C9H13NO3) terdapat dalam 6 mg per 100 mL plasma darah. Molaritas adrenalin adalah .... (Ar C = 12, H = 1, O = 16, N = 14).
a) 3 x 10-7
b) 5 x 10-10
c) 3 x 10-10
d) 6 x 10-7
e) 6 x 10-8
2.Pada 25oC, 0.0050 gram NaCl dilarutkan ke dalam butanol (CH3CH2CH2CH2OH) hingga volume larutan 0.10 L. Molaritas larutan adalah .... (Ar: Na= 23, Cl= 35.5, C= 12, H= 1, O= 16).
a) 0.050
b) 0.0009
c) 0.009
d) 0.0008
e) 0.005
3.Larutan untuk injeksi intravena mengandung 300 mg Na+ dalam 100.0 mL. Molaritas ion Na+ adalah .... (Ar: Na = 23).
a) 0.01
b) 0.02
c) 0.13
d) 0.3
e) 0.2
4.Jumlah mol NaClO3 yang terdapat dalam 367 mL 0.52 M larutan adalah .... (Ar: Cl = 35.5, O = 16, Na = 23).
a) 0.14
b) 0.11
c) 0.19
d) 0.09
e) 0.21
5.Jumlah mol Na2SO4 yang terdapat dalam 127 mL 0.12 M larutan adalah .... (Ar: Na = 23, S = 32, O = 16).
a) 0.018
b) 0.027
c) 0.016
d) 0.024
e) 0.031
6.Jumlah mol litium khlorat (LiClO3) dalam 153 mL larutan 1.764 M adalah ....
a) 0.340
b) 0.210
c) 0.270
d) 0.240
e) 0.310
7.Massa glukosa (gram) yang terdapat dalam 500.0 mL 0.30 M larutan yang digunakan untuk injeksi intravena adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 2.7
b) 0.27
c) 27
d) 0.15
e) 1.5
8.Massa CH3OH (gram) yang diperlukan untuk membuat 50.0 mL 0.40 M larutan adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 0.80
b) 0.45
c) 0.64
d) 0.50
e) 0.32
9.Massa (g) KClO4yang diperlukan untuk membuat 275 mL 0.5151 M larutan adalah .... (Ar: K = 39, O = 16, Cl = 35.5).
a) 8.59
b) 12.2
c) 19.6
d) 4.21
e) 1.97
10.Larutan pekat K2CrO4 15.0% massa memiliki massa jenis (densitas) 1.129 g/cm3. Massa (gram) larutan pekat yang diperlukan untuk membuat 200.0 mL larutan 0.150M adalah .... (Ar: K = 39, Cr = 52, O = 16).
a) 34.2
b) 35.3
c) 38.8
d) 40.5
e) 41.4
11.Larutan pekat HCl 37.0% massa memiliki densitas 1.19 g/mL. Massa larutan ini (gram) yang diperlukan untuk membuat 125 mL larutan 1.50 M HCl adalah .... (Ar: H = 1, Cl = 35.5).
a) 17.5
b) 17.0
c) 18.5
d) 18.0
e) 6.84
12.Larutan pekat HBr 48.0% massa memiliki densitas 1.50 g/mL. Massa larutan ini (gram) yang diperlukan untuk membuat 500.0 mL larutan 0.600 M adalah .... (Ar: H= 1, Br = 80).
a) 24.3
b) 40.2
c) 50.6
d) 45.4
e) 54.6
13.Larutan pekat AgNO3 21.9% massa memiliki densitas 1.220 g/cm3. Volume larutan ini (milliliter) yang diperlukan untuk membuat 150.0 mL larutan 0.200M adalah .... (Ar: Ag = 108, N = 14, O = 16).
a) 18.1
b) 17.3
c) 19.7
d) 20.6
e) 19.1
14.Larutan pekat (NH4)2SO4 36.0% massa memiliki densitas 1.2077 g/cm3. Volume larutan (milliliter) / massa larutan (gram) yang diperlukan untuk membuat 175.0 mL larutan 0.120M adalah .... (Ar: N = 14, S = 32, O = 16, H = 1)
a) 7.71
b) 5.93
c) 6.92
d) 8.26
e) 6.40
15.Larutan pekat HI 47.0% massa memiliki densitas 1.50 g/mL. Volume larutan (milliliter) yang diperlukan untuk membuat 250.0 mL larutan 1.50 M adalah .... (Ar: H = 1, I = 127).
a) 66.4
b) 102
c) 62.3
d) 48.0
e) 68.0
16.Sebanyak 25.0 mL larutan pekat HCl (12.0 M) diencerkan menjadi 750.0 mL. Molaritas larutan yang baru adalah .... (Ar: H = 1, Cl = 35.5).
a) 0.400
b) 0.800
c) 0.500
d) 1.00
e) 0.600
17.Sebanyak 10.0 mL larutan pekat HNO3 (15.8 M) diencerkan menjadi 500.0 mL. Molaritas larutan baru adalah .... (Ar: H = 1, N = 14, O = 16).
a) 0.316
b) 0.500
c) 0.250
d) 0.450
e) 0.375
18.Sebanyak 25.0 mL larutan pekat H3PO4 (14.7 M) diencerkan menjadi 500.0 mL. Molaritas larutan baru adalah .... (Ar: H = 1, P = 31, O = 16).
a) 0.735
b) 0.765
c) 0.670
d) 0.795
e) 0.700
19.Fluoksimesterona, C20H29FO3, merupakan steroid anabolik. Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 10.0 mg steroid dalam 500.0 microL air. Larutan ini diencerkan menjadi 100.0 mL. Molaritas larutan baru adalah .... (Ar: C= 12, O= 16, F= 19, H= 1).
a) 5.94 x 10-11
b) 1.19 x 10-10
c) 5.94 x 10-8
d) 2.38 x 10-11
e) 1.19 x 10-7
20.Suatu larutan yang mengandung Mn2+ dibuat dengan melarutkan 1.485 g senyawa mangan murni dalam asam nitrat dan dilarutkan ke dalam 1.00 L. Aliquot 10.00 mL diencerkan menjadi 500.0 mL. Molaritas larutan terakhir adalah .... (Ar: Mn = 55).
a) 5.06 x 10-3
b) 0.0506
c) 0.0253
d) 5.41 x 10-4
e) 2.53 x 10-4
21.Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 516.5 mg asam oksalat (C2H2O4) ke dalam 100.0 mL. 10.00 mL larutan ini kemudian diencerkan menjadi 250.0 mL. Molaritas larutan baru adalah .... (Ar: C = 12, H = 1, O = 16).
a) 5.737 x 10-2
b) 5.737
c) 2.295
d) 2.295 x 10-3
e) 5.738 x 10-2
22.Suatu larutan pekat HF 10.0 mL (16.5 M) diencerkan menjadi 250.0 mL. Molaritas larutan terakhir adalah adalah .... (Ar: H = 1, F = 19).
a) 0.570
b) 0.630
c) 0.690
d) 0.660
e) 0.600
23.Volume (mL) 0.872 M larutan K2CrO4 yang digunakan untuk membuat 100.0 mL larutan 0.125 M adalah .... (Ar: K = 39, Cr = 52, O = 16).
a) 13.9
b) 14.3
c) 13.5
d) 14.9
e) 14.8
24.Volume (mL) 1.57 M larutan AgNO3 yang digunakan untuk membuat 250.0 mL larutan 0.200 M adalah .... (Ar: Ag = 108, N = 14, O = 16).
a) 29.3
b) 31.8
c) 30.2
d) 33.8
e) 32.7
25.Volume (mL) larutan pekat H3PO4 (14.7 M) yang digunakan untuk membuat 125 mL 3.00 M larutan H3PO4 adalah .... (Ar: H = 1, P = 31, O = 16).
a) 20.0
b) 25.5
c) 27.5
d) 22.5
e) 17.5
26.Suatu larutan HCl 37.0% sebanyak 50.0 mL memiliki densitas 1.19 g/mL. Larutan ini diencerkan menjadi 0.400 L. Molaritas larutan terakhir adalah .... (Ar: H = 1, Cl = 35.5).
a) 1.68
b) 1.87
c) 1.51
d) 4.08
e) 1.79
27.Suatu larutan K2CrO4 15.0% sebanyak 14.3 mL memiliki densitas 1.129 g/cm3. Larutan ini diencerkan menjadi 100.0 mL. Molaritas larutan terakhir adalah .... (Ar: K = 39, Cr = 52, O = 16).
a) 0.150
b) 0.200
c) 0.125
d) 0.225
e) 0.175
28.Suatu larutan AgNO3 21.9% sebanyak 31.8 mL memiliki densitas 1.220 g/cm3. Larutan ini diencerkan menjadi 250.0 mL. Molaritas larutan baru adalah ..... (Ar: Ag = 108, N = 14, O = 16).
a) 0.275
b) 0.225
c) 0.200
d) 0.175
e) 0.250

My Blog List