Menu Pages

Wednesday, 29 July 2009

SOAL URAIAN SIFAT KOLIGATIF LARUTAN Bagian II

TEKANAN UAP
1.Suatu pelarut murni misalnya air, bila dipanaskan dalam ruang tertutup, suatu saat akan mencapai keadaan setimbang. Pada keadaan ini, tekanan uap di atas air dinyatakan sebagai Po. Terangkan kejadian ini.
2.Bila ke dalam air murni dimasukkan suatu zat terlarut, maka pada saat kesetimbangan tercapai, tekanan uap di atas larutan lebih rendah dibanding Po. Terangkan kejadian ini.
3.Mengapa makin banyak jumlah zat terlarut, tekanan uap larutan makin rendah?
4.Bagaimana hubungan antara fraksi mol zat terlarut dengan penurunan tekanan uap pelarut?
5.Bagaimana hubungan antara konsentrasi larutan dengan tekanan uap jenuh larutan?
6.Tekanan uap air jenuh pada 102oC adalah 816 mm Hg. Berapakah tekanan uap jenuh larutan urea 10% berdasar massa pada suhu itu? (Mr air = 18, Urea = 60)
7.Hitunglah tekanan uap larutan sukrosa dalam air dengan konsentrasi 0,2 molal, jika pada suhu 30oC tekanan uap air murni 31,82 mmHg.
8.Hitunglah tekanan uap larutan 10 gram urea (NH2)2CO, dalam 27 gram air pada suhu 30oC, jika tekanan uap air pada suhu itu adalah 30 mmHg. (Ar H = 1, C = 12, N = 14, O = 16)
9.Suatu larutan terdiri atas 36,08 gram manitol dalam 7200 gram air. Pada suhu 20oC tekanan uap jenuh larutan 17,23 mmHg. Jika pada suhu yang sama tekanan uap jenuh air 17,54 mmHg; hitunglah massa rumus manitol.
10.Suatu larutan terdiri dari 2,5 gram zat tidak mudah menguap dalam 900 gram air. Tekanan uap jenuh larutan itu pada suhu 100oC = 756,2 mmHg dan tekanan uap jenuh air murni = 760 mmHg. Tentukan massa rumus senyawa terlarut.

No comments:

Post a Comment